Nama : LILIK INDAYANI
Tempat Lahir : Lumajang
Tgl Lahir : 23 Maret 1973
Jenis Kelamin : Perempuan
Pendidikan : 1. SDN 02 Selok Awar-Awar pasirian Lumajang lulus tahun 1986
2. SMPN Tempeh Lumajang lulus Tahun 1989
3. SMAN Tempeh Lumajang lulus Tahun 1992
4. Jur. Pendidikan Kimia FPMIPA IKIP Malang lulus Tahun 1997
Riwayat Pekerjaan : 1. Pengajar di MTs Nurul Islam Selok Awar-Awar Pasirian Lumajang (1998 -
2007)
2. Pengajar di SMA PGRI Tempeh Lumajang (1999-2006)
3. Pengajar di SMA Negeri Candipuro (2003-sekarang)
Status Perkawinan : Kawin
Suami : Achmad Zainuri
Anak Kandung : 1. Eka Nuranissa Sofiatur Rosida
2. Dwi Nurazizah Rodiatul Maf"ula
SINAU KIMIA
Belajar Bersama Lebih menyenangkan
Jumat, 23 November 2018
Selasa, 13 November 2018
Rabu, 19 September 2018
Kumpulan soal Sel Volta dan Potensial Sel Standar
Sel Volta dan Potensial Sel Standar
(1) Soal Ebtanas Tahun 2002 no. 45
Diketahui potensial elektroda dari :
Al3+ + 3e → Al Eo = –1,66 volt
Fe3+ + 3e → Fe Eo = − 0,44 volt
Reaksi redoks: 2 Al (aq) + 3 Fe2+ (aq) ↔ 2 Al3+(aq) + 3 Fe (s) menghasilkan potensial standar sebesar...
A. + 2,10 volt D. + 2,00 volt
B. + 1,22 volt E. − 1,22 volt
C. − 2,10 volt
B. + 1,22 volt E. − 1,22 volt
C. − 2,10 volt
(2) Soal Ebtanas Tahun 2003
Diketahui potensial elektroda sebagai berikut:
F2 (g) + 2e → 2F −(aq) Eo = + 2,87 volt
Cl2 (g) + 2e → 2Cl−(aq) Eo = + 1,36 volt
Br2 (l) + 2e → 2Br −(aq) Eo = + 1,06 volt
I2 (g) + 2e → 2I−(aq) Eo = + 0,54 volt
Harga potensial sel untuk reaksi :
F2 (g) + 2I− (aq) → I2 (s) + 2 F −(aq) adalah....
A. 2,33 volt D. 2,87 volt
B. 2,90 volt E. 3,41 volt
C. 3,93 volt
(3) Soal Ujian Nasional Tahun 2004
Tegangan suatu sel, yang setengah sel-selnya diberikan di bawah ini :
Mg2+ + 2 e → Mg (s) E = –2,37 V
Cu2+ + 2 e → Cu (s) E = +0,3 V ialah...
A. − 2,03 volt B. +1,35 volt
C. +2,71 volt D. +2,03 volt
E. −1,02 volt
(4) Soal Ujian Nasional Tahun 2008
Jika diketahui :
Cu2+ + 2 e → Cu (s) E = +0,3 V ialah...
A. − 2,03 volt B. +1,35 volt
C. +2,71 volt D. +2,03 volt
E. −1,02 volt
(4) Soal Ujian Nasional Tahun 2008
| sel elektrolisis |
Jika diketahui :
Zn+2 / Zn Eo = –0, 76 Volt
Cu+2 / Cu Eo = +0,34 Volt
Cu+2 / Cu Eo = +0,34 Volt
Diagram sel yang paling
tepat untuk menggambarkan proses tersebut adalah...
A. ZnSO4 / Zn // CuSO4 / Cu
B. Zn / Zn+2 // Cu+2 / SO42-
C. Zn+2 / SO42- // Cu+2 / SO42-
D. Cu / CuSO4 // ZnSO4 / Zn
E. Cu / Cu+2 // Zn+2 / Zn
(5) Soal Ujian Nasional Tahun 2008

Maka besarnya potensial sel (Eo sel) Volta tersebut adalah ...
A. –0,42 Volt B. –1,10 Volt
C. +0,42 Volt D. +1,10 Volt
E. +11,0 Volt
(6) Soal UN Kimia Tahun 2009
Perhatikan rangkaian sel volta berikut!

Maka diagram sel dari rangkaian tersebut adalah ...
A. Pb2+ | Pb || Ag | Ag+
B. Ag | Ag+ || Pb2+ | Pb
C. Ag+ | Ag || Pb2+ | Pb
D. Pb | Pb2+ || Ag | Ag+
E. Pb | Pb2+ || Ag+ | Ag
(7) Soal UN Kimia 2010 No. 34
Suatu sel volta disusun seperti pada bagan berikut:

Diagram sel volta yang benar adalah....
A. Al(s)/Al3+(aq) // Cu2+ (aq)/Cu(s)
B. Al3+ (aq)/Al(s) // Cu(s)/Cu2+(aq)
C. Cu2+(aq)/Cu(s) // Al(s)/Al3+(aq)
D. Cu(s)/Cu2+(aq) //Al3+(aq)/Al(s)
E. Al(s)/Cu2+(aq) // Al3+(aq)/Cu(s)
(8) Soal UN Kimia 2011 No. 32
Dalam suatu sel volta terjadi reaksi Sn + 2 Ag+ → Sn2+ + 2 Ag
Eo Sn2+ | Sn = − 0,14 volt dan Eo Ag+ |Ag = + 0,080 volt, harga potensial sel reaksi tersebut adalah....
A. 1,88 volt B. 1,74 volt
C. 0,94 volt D. 0,36 volt
E. − 0,94 volt
A. ZnSO4 / Zn // CuSO4 / Cu
B. Zn / Zn+2 // Cu+2 / SO42-
C. Zn+2 / SO42- // Cu+2 / SO42-
D. Cu / CuSO4 // ZnSO4 / Zn
E. Cu / Cu+2 // Zn+2 / Zn
(5) Soal Ujian Nasional Tahun 2008

Maka besarnya potensial sel (Eo sel) Volta tersebut adalah ...
A. –0,42 Volt B. –1,10 Volt
C. +0,42 Volt D. +1,10 Volt
E. +11,0 Volt
(6) Soal UN Kimia Tahun 2009
Perhatikan rangkaian sel volta berikut!

Maka diagram sel dari rangkaian tersebut adalah ...
A. Pb2+ | Pb || Ag | Ag+
B. Ag | Ag+ || Pb2+ | Pb
C. Ag+ | Ag || Pb2+ | Pb
D. Pb | Pb2+ || Ag | Ag+
E. Pb | Pb2+ || Ag+ | Ag
(7) Soal UN Kimia 2010 No. 34
Suatu sel volta disusun seperti pada bagan berikut:

Diagram sel volta yang benar adalah....
A. Al(s)/Al3+(aq) // Cu2+ (aq)/Cu(s)
B. Al3+ (aq)/Al(s) // Cu(s)/Cu2+(aq)
C. Cu2+(aq)/Cu(s) // Al(s)/Al3+(aq)
D. Cu(s)/Cu2+(aq) //Al3+(aq)/Al(s)
E. Al(s)/Cu2+(aq) // Al3+(aq)/Cu(s)
(8) Soal UN Kimia 2011 No. 32
Dalam suatu sel volta terjadi reaksi Sn + 2 Ag+ → Sn2+ + 2 Ag
Eo Sn2+ | Sn = − 0,14 volt dan Eo Ag+ |Ag = + 0,080 volt, harga potensial sel reaksi tersebut adalah....
A. 1,88 volt B. 1,74 volt
C. 0,94 volt D. 0,36 volt
E. − 0,94 volt
(9) Soal UN Kimia 2012
Mg2+ (aq) + 2e → Mg (s) Eo = −2,38 volt
Al3+ (aq) + 3e → Al (s) Eo = −1,66 volt |
Notasi sel reaksi yang dapat berlangsung adalah....
A. Mg | Mg2+ || Al3+ | Al
B. Al | Al3+ || Mg2+ | Mg
C. Mg2+ | Mg || Al | AlMg3+
D. Al3+ | Al || Mg2+ | Mg
E. Mg | Mg2+ || Al | Al3+
(10) Soal UN Kimia 2012
Mg2+ (aq) + 2e → Mg (s) Eo = −2,38 volt
Al3+ (aq) + 3e → Al (s) Eo = −1,66 volt |
Harga Eo sel persamaan reaksi tersebut adalah...
A. +4,04 volt B. +0,76 volt
C. +0,72 volt D. −0,72 volt
E. −4,04 volt
(11) Soal UN Kimia 2013
Berdasarkan data berikut:
Fe2+ + 2e → Fe, E° = -0,44 V
Pb2+ + 2e → Pb, E° = -0,13 V
Zn2+ + 2e → Zn, E° = -0,76 V
Sn2+ + 2e → Sn, E° = -0,14 V
Reaksi yang tidak dapat berlangsung spontan adalah….
A. Sn / Sn2+ // Pb2+ / Pb
B. Zn / Zn2+ // Sn2+ / Sn
C. Pb / Pb2+ // Zn2+ / Zn
D. Fe / Fe2+ // Pb2+ / Pb
E. Zn / Zn2+ // Fe2+ / Fe
A. +4,04 volt B. +0,76 volt
C. +0,72 volt D. −0,72 volt
E. −4,04 volt
(11) Soal UN Kimia 2013
Berdasarkan data berikut:
Fe2+ + 2e → Fe, E° = -0,44 V
Pb2+ + 2e → Pb, E° = -0,13 V
Zn2+ + 2e → Zn, E° = -0,76 V
Sn2+ + 2e → Sn, E° = -0,14 V
Reaksi yang tidak dapat berlangsung spontan adalah….
A. Sn / Sn2+ // Pb2+ / Pb
B. Zn / Zn2+ // Sn2+ / Sn
C. Pb / Pb2+ // Zn2+ / Zn
D. Fe / Fe2+ // Pb2+ / Pb
E. Zn / Zn2+ // Fe2+ / Fe
(12) Soal UN Kimia 2014
Data potensial elektroda standar:
Pb2+ (aq) + 2e → Pb E° = - 0,13 V
Ag+ (aq) + e → Ag E° = +0,80 V
Zn2+ (aq) + 2e → Zn E° = - 0,76 V
Mg2+ (aq) + 2e → Mg E° = - 2,37 V
Notasi sel berikut yang berlangsung spontan adalah.....
A. Pb/Pb2+ // Ag+/Ag
B. Pb/Pb2+ // Mg2+ / Mg
C. Zn/Zn2+ // Mg2+ /Mg
D. Ag/Ag+ // Zn2+ / Zn
E. Pb/Pb2+ // Zn2+ /Zn
Data potensial elektroda standar:
Pb2+ (aq) + 2e → Pb E° = - 0,13 V
Ag+ (aq) + e → Ag E° = +0,80 V
Zn2+ (aq) + 2e → Zn E° = - 0,76 V
Mg2+ (aq) + 2e → Mg E° = - 2,37 V
Notasi sel berikut yang berlangsung spontan adalah.....
A. Pb/Pb2+ // Ag+/Ag
B. Pb/Pb2+ // Mg2+ / Mg
C. Zn/Zn2+ // Mg2+ /Mg
D. Ag/Ag+ // Zn2+ / Zn
E. Pb/Pb2+ // Zn2+ /Zn
Selasa, 18 September 2018
Penyetaran reaksi redoks metode biloks
Pada penyetaraan reaksi redoks dengan metode biloks didasari pada pengertian bahwa jumlah pertambahan biloks sama jumlah penurunan biloks
Langkah-langkah penyetaraan reaksi redoks dengan metode biloks sebagai berikut:
1. Tuliskan kerangka dasar reaksi, yaitu reduktor dan hasil oksidasinya serta oksidator dan hasil
reduksinya
2. Setarakan unsur yang mengalami perubahan biloks dengan memberi koefisien yang sesuai
(biasanya adalah unsur hidrogen dan oksigen)
3. Tentukan jumlah penurunan biloks dari oksidator dan jumlah pertambahan biloks dari reduktor.
4. Samakan jumlah perubahan biloks tersebut dengan koefisien yang sesuai
5. Setarakan muatan dengan menambahkan ion H+ (dalam suasana asam) atau ion OH-(dalam
suasana basa)
6. Setarakan atom H dengan menambahkan H2O
Contoh soal:
Setarakan persamaan reaksi redoks berikut dengan metode biloks.
Langkah 1 : Menuliskan kerangka dasar reaksi
Langkah-langkah penyetaraan reaksi redoks dengan metode biloks sebagai berikut:
1. Tuliskan kerangka dasar reaksi, yaitu reduktor dan hasil oksidasinya serta oksidator dan hasil
reduksinya
2. Setarakan unsur yang mengalami perubahan biloks dengan memberi koefisien yang sesuai
(biasanya adalah unsur hidrogen dan oksigen)
3. Tentukan jumlah penurunan biloks dari oksidator dan jumlah pertambahan biloks dari reduktor.
4. Samakan jumlah perubahan biloks tersebut dengan koefisien yang sesuai
5. Setarakan muatan dengan menambahkan ion H+ (dalam suasana asam) atau ion OH-(dalam
suasana basa)
6. Setarakan atom H dengan menambahkan H2O
Contoh soal:
Setarakan persamaan reaksi redoks berikut dengan metode biloks.
MnO4- + H2C2O4 → Mn2+ + CO2
Penyelesaian :Langkah 1 : Menuliskan kerangka dasar reaksi
MnO4- + H2C2O4 → Mn2+ + CO2
+7 +3 +2 +4
Langkah 2 : Menyetarakan unsur yang mengalami perubahan biloks dengan memberi koefisien yang sesuai
Langkah 2 : Menyetarakan unsur yang mengalami perubahan biloks dengan memberi koefisien yang sesuai
MnO4- + H2C2O4 → Mn2+ + 2CO2
+7 +3 +2 +4
Langkah 3 : Menentukan jumlah penurunan biloks dari oksidator dan jumlah pertambahan biloks dari reduktor
Langkah 3 : Menentukan jumlah penurunan biloks dari oksidator dan jumlah pertambahan biloks dari reduktor
MnO4- + H2C2O4 → Mn2+ + 2CO2
+7 +6 +2 +8
Langganan:
Postingan (Atom)